Tambah Umur..

24 Desember, 2009


24.02 WCT,
ternyata dunia masih berputar..
ternyata mentari masih bLm bosan membuka hari dengan sinarnya,
kesempatan seperti ini tak akan bisa dibeli,
"sayang",
wahai jiwa,,,
bersamamu ku habiskan waktu., 20 tahun berlalu,,,

*berkurangnya jatah hidup, ...
Mudah-mudahan target utama kita sama, yakni menjadi hamba Allah yang baik.
“Dan hamba-hamba yang baik dari Rabb Yang Maha Penyanyang itu adalah orang-orang yang berjalan di atas bumi dengan penuh kerendahan hati dan apabila orang-orang jahil menyapa mereka, mereka mengucapkan kata yang (mengandung) keselamatan. Dan orang-orang yang berkata:
Wahai Rabb kami, jauhkanlah adzab jahanam dari kami sesungguhnya adzabnya itu adalah kebibnasaan yang kekal”
(Q.S. Al Furqan : 63-68)
#Aku yg m'coba m'buka lembaran baru,
memperbaiki niat,
yg m'coba menyempurnakan ikhtiar,
tawakal dan berserah diri hanya mengharap Ridho&Rahmat-NYa..
semoga Allah selalu membimbing setiap langkah ku...
اللهم ا مين

ganbatte..! life must go on..!
Tafahna Al-Asyraf-24duabelas09Egypt

Read more...

سنة جديدة-Tahun Baru 1431-

19 Desember, 2009

 "Sanah Gadiidah.."begitu orang mesir bilang.
"Happy New Year"

"Selamat tahun baru hijriyyah 1431"
apapun ungkapan yang keluar dari mulut stiap muslim,dgn lajnah yg berbeda-beda,semua tak lain dan tak bukan hanya mengharapkan satu kata..??
berubah=perubahan*
yApzs-=-
*hijrah..
perubahan diri,perubahan keluarga,masyarakat,bangsa&negara
tentunya ke arah yg lebih baik,
"hri baruu taun baruu hati n dri jga hrus bruu :)"
kalimat itu yg di post kan di status fes-buk tmn saya
yeah,,ini taun baru-...
''Memasuki tahun baru Hijriah ini merupakan momentum untuk melakukan perbaikan diri,''
mengutip statement dr Ketua Dewan Dakwah Islam Indonesia (DDII)
dari statement beliau yg di kutip harian republika,bahwa
Dikatakan Adian(Ketua (DDII), hendaknya umat melakukan pertobatan yang serius. ''Hal-hal yang sifatnya upacara-upacara atau seremonial yang sifatnya hanya pemborosan, hendaknya dihilangkan pada peringatan tahun baru Hijriah,'' ungkap Adian.
saya sedikit tertegun dan sedikit tersadarkan membaca harian republika online di web broser saya.
selama ini,momentum tahun baru selalu identik dengan "ceremonial"&petasan2 serta kembang api yang terbuang percuma di malam tahun baru tersebut,
lain tahun baru ISlam lain tahun baru Masehi,..
tanggal 2 Muharram 1431 ini, tadi pagi saya melihat liputan 6 salah satu stasiun TV swasta(sctv),ternyata di slh 1 beritanya meliput acara malam tahun baru-an di daerah Jakarta Timur-Subhanallah masih terdengar shalawatan,gema Takbir di Ibu Kota Indonesia tercinta, diiringi sm "drum-band,&arak-arakan obor".

Indonesia Raya-Tanah air-ku,Tanah tumpah ruah umat IsLam,society& pribadi yg menjunjung tinggi nilai2 ke'muslim-an nya, sebelum terkikis& terkontamiasi oleh era globalisasi yang semakin "menggiLa"..yah-menggiLa-begituLah..
dimana pola-pola hidup pragmatis individual yg hendaknya dihilangkan dalam menjalankan kehidupan mendatang. Suatu keberhasilan saat ini hanya dilihat dari tolak ukur capaian-capaian materialistik. Pandangan ini, paling tidak perlu sedikit kita ubah. Bahwa capaian-capaian dari sudut spiritual merupakan keberhasilan yang hakiki. Seperti dalam syair lagu Indonesia Raya, bahwa selain perlu membangn raga, yang terpenting adalah membangun jiwa,..!!^^

'Gonjang-Ganjing,Estafeta' kepemimpinan dari tahun ke tahun,dr periode ke periode terus berjalan di negri kita.
terlepas dari kepemimpinan Presiden Mesir saat ini "Husni Mubaarak" yang membuat rakyatnya bad mood,seakan ingin ada 'kudeta',ingin ada 'Re-Formasi' atas kepemimpinannya selama ini,kalo kita compare dgn kepemimpinan di negri kita,Alhamdulillah nampak disana perubahan & "HIJRAH" menuju perubahan yg lebih baik,walaupun hanya step by step-*dari tahun ketahun-

saya berharap para pemimpin ke depan juga perlu lebih memberikan keteladanan pada rakyat dan umat,..*terdengar kabar&;berita skrng, seperti adanya pemadaman listrik bergilir, seharusnya yang padam bergilir adalah rumah-rumah pejabat, bukan rakyat jelata.,ongkos (Kopaja&angkot)naik,Jakarta yang selalu macet,tapi kata macet ini lagi-lagi hanya berlaku buat rakyat biasa,berbeda dgn Pejabat yg dikawal dgn pengawalan khusus anti macet-
dimana keadiLan,dimana Kesejahteraan??!!
Teman..-&sobatQ semua,mari,pak,mba,mas,amu,abLah,anisa,baba,mama.,
kita jadikan tahun baru ISLAM moment u/ ISLAH (perbaikan diri)
let's start from ourselves each.!
HIJRAH.!!
tanpa mengsampingkan nilai2&akhlaq yg di 'conto-keun'sm Nabi Muhammad صلى الله عليه
وسلم

Read more...

"surat untuk tokoh fiksi ku"

13 Desember, 2009

Kepadamu di singgasana yang tak akan pernah bisa kurengkuh dengan tangan lahirku, selamanya.

Temanku,
Engkau akan selalu menjadi lukisan indah yang terpajang di dinding marmer berkilat, eksotik. Dirimu, jiwamu, keseluruhanmu selalu memberi beribu inspirasi untukku, setiap hari. Engkau adalah nyanyian merdu mendayu-dayu, yang selalu membawa imajinasiku ke lembah indah belantara citra.
Di dunia fiksi, penaku akan selalu tertuju padamu, Si Tokoh yang tak akan pernah tergantikan oleh orang lain karena keunikannya. Tinta penaku akan tiba-tiba menebal bila kutulis nama seorang tokoh perwujudan sosok dan jiwamu. Walau mungkin kau tak pernah tahu hal itu.
Dan engkau akan selalu begitu, hanya seorang tokoh yang hidup dalam impian-impianku, angan-anganku, dan cerita-cerita yang aku tulis dan sengaja kupersembahkan untukmu.

Sangat berlebihan bila anganku mendambakan lebih dari itu, sebab ternyata kita berdua diciptakan bukan untuk berpasangan, tapi sebagai mahluk-mahluk nyata yang hanya direstui dan diperbolehkan berteman.
Di dunia bukan fiksi engkau adalah sosok yang bersahaja. Aku kehabisan kata-kata untuk menggambarkan kepribadianmu, karena pasti ada yang keliru. Walau pun telah beberapa tahun tak henti-hentinya aku selalu menerka-nerka semuanya tentangmu, tak akan pernah cukup untuk mengenalmu. Semakin banyak aku tahu sifatmu, semakin banyak pula yang tak aku mengerti engkau, temanku.
Bila aku rindu padamu, rindu pada tokoh cerita yang aku ciptakan sendiri, aku tulis coretan-coretan seperti ini, di mana saja, di buku harian, di note book, di blog, dan di multiply ku, sebagai ungkapan rasa rindu itu padamu seorang diri.
Aku sangat berharap, pertemanan kita, di dunia fiksiku, di dunia mimpiku, di dunia citraku, dan di dunia nyata itu, menjelma menjadi sebuah ”keabadian”, keabadian menurut ukuran manusia biasa. Keabadian yang hanya sampai pada akhir hayat dikandung badan.

Aku yang tak pernah bosan menjadikanmu sebagai tokoh ceritaku,^^
09.46
cairo,26 dzulhijjah 1430H

Read more...

Wasiat Dahsyat PenoLak KemeLaratan

02 Desember, 2009

Islam itu sangat solutif, berbahagialah bila engkau seorang muslim, apalagi seorang muslim itu adalah enterpreuner (red. Pengusaha), kalaulah dia yakin akan jalannya, untuk berjihad di dunia melalui bisnis, tentulah dia memiliki dua ujung mata pedang dalam langkah perjuangannya, yaitu pertama : Ikhtiar yang sungguh sungguh dalam menjemput rezeki, dan kedua : Kekuatan amalan ibadah dan doa.

Kedua mata pedang tersebut saling menguatkan, kedua mata pedang tersebut menambah kekuatan keyakinan hamba atas kekuasaan Yang Maha Kuasa. Logika bisnis dan usaha kadang-kala menjadi terbalik, bahkan hasil yang di raih pun seringkali ilmu matematika ataupun indikator ekonomi tak mampu menjangkau.

“Apa saja yang Allah anugerahkan kepada manusia berupa rahmat, maka tidak ada seorangpun yang dapat menahannya; dan apa saja yang ditahan oleh Allah maka tidak ada seorangpun yang sanggup untuk melepaskannya sesudah itu. Dan Dialah yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.” (QS 35:2)

“Katakanlah: Sesungguhnya Tuhanku melapangkan rezeki bagi siapa yang di kehendaki Nya di antara hamba-hambaNYA dan menyempitkan bagi (siapa yang di kehendakiNya). Dan barang apa saja yang kamu nafkahkan, maka Allah akan menggantinya dan Dia lah Pemberi Rezeki yang sebaik baiknya” (QS 34:39)

Pada saat krisis tiba,

Pada saat krisis tiba, niscaya mereka para pribadi muslim haruslah merasa yakin dan tetap tenang. Mereka tidak gundah atas berita yang beredar di media masa, mereka tidak turut serta menggaungkan senandung yang sama dengan kaum yang lain , mereka punya sikap yang unik dan berbeda dengan kaum yang lain, alasannya karena mereka punya keyakinan yaitu mereka memiliki ALLAH, PEMILIK SEGALA KEPUTUSAN, PEMBERI REZEKI.

Seringkali ummat islam terlupakan adanya kekuatan ujung mata pedang yang kedua ini yaitu kekuatan amalan ibadah dan doa , sebahagian ummat islam sekarang cenderung mengikuti pola manajemen barat yang serba ‘sebab akibat’ secara rasional, yang tentunya paham barat tersebut telah nyata melupakan faktor Tuhan sebagai Penentu. Walaupun sebagian mereka berhasil dalam usahanya, maka hasil kerja yang di dapat paling tidak hanya memperbanyak digit nilai materi saja, dan hampa dalam nilai keimanan serta berpeluang hilang keberkahannya, ketahuilah bila niat dan hasilnya dasarnya sudah menyimpang , hasil itu semua kelak akan nihil di hadapan Allah.

Rugi sekali bagi seorang muslim, apalagi kalangan pengusaha muslim khususnya, bila meninggalkan kekuatan yang satu ini, mereka punya Allah, mereka punya peluang doanya terkabul, mereka memiliki kesempatan yang lebih baik di banding orang kafir, kenapa kita harus tunduk kepada yang lainnya, bahkan melemahkan diri?

Banyak sekali hadist Nabi maupun kisah sahabatnya yang memberikan gambaran bagaimana seorang muslim berdoa, kesemuanya merupakan karuniaNYA agar ummat islam khususnya para pengusahanya agar memiliki pegangan dan panduan dalam melangkah di kehidupan dunia ini, menjadi pengelana yang tak akan tersesat di antara ujian kehidupan berupa kelapangan maupun kesempitan.

…………

Adalah Abdullah bin Mas’ud , salah seorang sahabat dekat Rasul SAW. Di masa Khalifah Usman bin Affan, dia menderita sakit dan terbaring di atas tempat tidurnya, Khalifah usman menjenguknya dan menyaksikan Abdullah bin Mas’ud dalam keadaan sedih.

Usman : “Apa yang membuatmu sedih?”

Abdullah : “Dosa dosaku”

Usman : “Apa yang engkau inginkan dariku, aku akan penuhi?”

Abdullah : “Saya merindukan rahmat Allah”

Usman : “Jika engkau setuju, aku akan memanggilkan tabib”

Abdullah : “Tabib hanya membuatku sakit”

Usman : “Jika engkau tak keberatan, aku akan perintahkan bendaharaku untuk memberimu harta dari baitul mal”

Abdullah : “Ketika aku amat membutuhkannya, engkau tak memberiku sesuatu, dan sekarang tatkala aku sama sekali tak membutuhkannya, engkau hendak memberikan sesuatu!”

Usman : “Pemberian itu juga hadiah untuk putri putrimu”

Abdullah : “Mereka juga tak membutuhkan sesuatu, karena aku telah berwasiat kepada mereka untuk membaca surat Al Waqi’ah setiap malam, aku mendengar Rasulullah saw bersabda, “Barangsiapa yang membaca surat Al Waqi’ah setiap malam, maka dia tidak akan tertimpa kefakiran”

Nah, saudara muslimku, informasi ini sudah sampai kepada anda semua, jangan di sia-siakan , mari kita lakukan amalan ini, Insha Allah, kita mampu untuk tetap tegar dalam menghadapi ujian kehidupan ini dan niscaya Insha Allah, kefakiran pun tak akan hadir di hadapan kita semua. Dan berilah wasiat yang sama kepada orang orang yang anda cintai, agar mereka bisa seberuntung seperti yang di sabdakan Rasul SAW di atas. Amin.

Read more...

Melihat ke depan,


Dalam perjalanan di sebuah angkutan umum, seorang remaja tiba-tiba minta izin ke sopir untuk pindah tempat duduk. Remaja laki-laki belasan tahun ini merasa tidak keberatan berada jauh dari dua kakaknya yang duduk di bagian belakang. Ia begitu antusias di tempat duduk barunya, persis di samping sopir.

“Kenapa kamu pindah ke depan, Nak?” sapa seorang bapak yang juga menumpang angkot itu.

Belum lagi si remaja itu menjawab, sang bapak kembali berujar. “Bukankah di belakang atau tengah lebih nyaman daripada di depan? Kamu bisa duduk santai tanpa perduli kendaraan melaju seperti apa. Di sana, kamu lebih mudah tertidur!”

Sambil senyum, si remaja ini menoleh ke arah sang bapak. Ia mencoba ingin menjelaskan sesuatu.

“Saya ingin“Saya ingin duduk di depan, karena ingin mendapatkan sesuatu yang tidak diperoleh oleh mereka yang di belakang,” ucap si remaja tampak tenang.

Tapi, yang dijelaskan menampakkan wajah penuh bingung. “Maksud anak ini apa, ya?” tanya si bapak lagi.

“Pak…,” lanjut si remaja. “Dengan duduk di depan, saya bisa menyiapkan diri dengan perjalanan yang akan saya tempuh. Kalau jalannya lurus, saya bisa mengira-ngira berapa lama perjalanan akan berakhir. Dan jika berkelok, saya bisa lebih dulu menyiapkan diri untuk keadaan di luar dugaan. Semua itu, tidak saya dapatkan jika saya duduk di tengah, apalagi belakang,” jelas sang remaja.

**

Jika mengibaratkan hidup yang kita lakoni ini dengan sebuah perjalanan, kemampuan dan kemauan untuk melihat ke depan merupakan nikmat tersendiri yang tidak diperoleh oleh mereka yang berpuas diri hanya melihat kanan-kiri, belakang, apalagi memejamkan mata untuk lari dari kenyataan yang ada.

Selain lebih bisa memaknai perjalanan hidup dengan segala suka citanya, kemampuan melihat ke depan perjalanan akan menyiapkan diri untuk siaga dengan suasana ‘kelokan’ jalan hidup yang belum diketahui.

Persis seperti yang diucapkan sang remaja, “Dengan melihat ke depan, saya bisa mendapatkan sesuatu yang tidak diperoleh oleh mereka yang pandangannya hanya di kanan-kiri, atau belakang.”


Read more...

Suratan dari seorang Ukhti "Mira"

29 November, 2009


saudariku....sahabatku...ukhty muslimah....
sungguhpun taaruf bukanlah sebuah permainan....bukan sekedar coba-coba...bukan sekedar perkiraan...
"hmm..siapa tau cocok..."
"hmm...siapa tau jodoh..."
"siapa tau..."siapa tau...'
atau bahkan..." Hmm....lumayanlah...buat hepi-hepian...???????"
astaghfirullah....

sungguh...Taaruf itu bukanlah sebuah keisengan seperti itu....!!!!

bagaimana mungkin SATU-SATUNYA JALAN YANG DIHALALKAN OLEH ALLAH...OLEH ISLAM..adalah sebuah permainan iseng...permainan coba-coba...sebuah kesenangan terselubung...??????
bagaimana mungkin SATU-SATUNYA JALAN YANG DIHALALKAN OLEH ALLAH...OLEH ISLAM..adalah sebuah permainan iseng...permainan coba-coba...sebuah kesenangan terselubung...??????

bagaimana mungkin suatu upaya untuk menghindari PACARAN...justru tanpa disadari masuk dalam PACARAN tersebut...
bagaiaman mungkin sebuah upaya untuk membuahkan suatu yang suci...suatu ikatan yang mahal harganya...sebuah perjanjian agung yakni PERNIKAHAN adalah sebuah lelucon yang bisa dilakukan dengan siapa saja...siapa saja yang mau...siapa saja yang ada...atau sebuah iseng-iseng berhadiah...???????????????

dengan perkataan...

"coba ah...sama dia...siapa tau...hehehe..???????!!!!!!!?????????"

TAARUF BUKAN HAL-HAL REMEH TEMEH SEPERTI ITU....!!!!!!!
TAARUF ITU SUNGGUH SUCI...!!!

sungguh bukan hak saya untuk berkata demikian sebenarnya...
saya bukan siapa-siapa...bahkan saya adalah orang yang sangat sangat awam dengan masalah ini....

tapi...sungguh miris hati saya ketika melihat realita...taaruf seakan jadi sebuah solusi atau jalan lain karena tidak boleh pacaran...!!!
akhibatnya...??? taaruf tiada bedanya dengan pacaran...???
lalu...??? taaruf adalah pacaran hanya dibungkus dengan "selimut Islami..."????????

jika pacaran yang dibicarakan adalah...(hmm..mungkin ..^^)
"sayang...ketemuan yuk..."

jika taaruf...
"ukhty...sholat tahajud dulu...??????????"

jika pacaran mengungkapkan perasaan dengan
"sayang...aku cinta kamu..."

taaruf ...??
"ukhty...sungguh hati ini mencintaimu karena Allah...????"

sms-sms penuh perhatian...tiap hari...tiap jam...
telepon-telepon mengobrol kehidupan sehari-hari...
chatting..???
YANG DIBICARAKAN...??????? hmm..tidak jauh beda...!!!

kiranya semuanya telah tau...
bahwa wanita adalah fitnah terbesar bagi seorang laki-laki...

namun...saya wanita...dan ukhty pun wanita...

tapi kita juga tau...bahwa perhatian laki-laki...kasih sayangnya...sikap melindunginya...kesetiaannya adalah cobaan yang tidak kalah hebatnya bagi seorang wanita...
tapi kita juga tau...bahwa perhatian laki-laki...kasih sayangnya...sikap melindunginya...kesetiaannya adalah cobaan yang tidak kalah hebatnya bagi seorang wanita

mungkin kami para akhwat pada awalnya akan berkata...
"iih...iseng bgt sih..."
"nyebelin..."
"ganjen..."
"TP TP..."
"ngapain sih ngajak-ngajak taarufan nggak jelas.."

TAPI....kita semua juga tau....

cinta itu tumbuh karena terbiasa...

terbiasa dekat...
terbiasa ada...
terbiasa bersama...
terbiasa berantem..hhe..^^
terbiasa saling menyapa...
terbiasa diberi perhatian...
terbiasa saling mengobrol...hmm...

cinta itu teramat bening...
saat ini tiada apapun...namun perlahan...tanpa kita sadari...dia sudah menjalar ke seluruh bagian jiwa kita,,,menguasai kita...

awalnya mungkin kita akan merasa sebal dengan kehadirannya...
terganggu oleh sms-sms isengnya....
terganggu oleh pertanyaan-pertanyaan anehnya....

namun...tanpa kita sadari...
saat ia tiada...
saat sms tak kunjung tiba...
saat telepon tak berdering lama....????
akan ada perasaan kehilangan....
setiap saat melihat ke HP...menunggu deringnya...
setiap saat melongok ke komputer...menunggu onlinenya.....

dan itukah...??? itukah saudariku....??? yang dinamakan dengan..."MENCINTAI KARENA ALLAH...???"
itukah...????
itukah....?????????

ya akhi...para ikhwan....
sungguh hati wanita ini lemah....
hati wanita itu mudah terjangkiti virus....

dan bagaimana jika kita telah jatuh cinta...
bagaimana ternyata hati kita sudah saling merindu...menginnginkan adanya kebersamaan...
merindukan adanya kasih yang tanpa akhir...
sementara....KITA BELUM HALAL....!!!!!! DAN MUNGKIN KITA TIDAK AKAN PERNAH JADI HALAL....!!!!!!

sanggupkah engkau pertanggungjawabkan sms-sms mesramu...???
sangggupkah engkau pertanggungjawabkan telepon mesramu...???
sanggupkah engkau pertanggungjawabkan tangis kami karena mulai merindukanmu...??? mulai berharap padamu...???

Tolong, kami hanya ingin menjaga diri . Menjaga amal kami tetap tertuju padaNYA.Karena janji Allah itu pasti. Wanita baik hanya diperuntukkan laki-laki baik.

Jangan ajak mata kami berzina dengan memandangmu! Jangan ajak telinga kami berzina dengan mendengar pujianmu! Jangan ajak tangan kami berzina dengan menerima hadiah kasih sayangmu! Jangan ajak kaki kami berzina dengan mendatangimu! Jangan ajak hati kami berzina dengan ber-dua-an denganmu!

ya akhi....ikhwan...calon pemimpin kami di masa depan....
jika engkau benar-benar serius...mengapa engkau hanya bersembunyi dibalik internetmu...???
bersembunyi dibalik HPmu...???
bersembunyi dalam kata-katamu...????????

kita sudah lelah dengan semua itu...
sungguhpun kita tidak mengharapkan seorang laki-laki BERMENTAL TEMPE...
yang hanya berani di dunia maya...
yang hanya berani di dunia sms...

dan yang lari dari tanggungjawab setelah merasa tidak cocok....

jika engkau memang sungguh serius...
DATANGLAH PADA ORANGTUA KAMI...!!!
JAWAB PERTANYAAN KAMI DENGAN LANTANG...!! DIHADAPAN KAMI...!!!!
JAWAB PERTANYAAN KAMI SECARA LANGSUNG....!!!!

kami wanita ingin pemimpin yang berani....
kami wanita yang ingin menjaga diri...
kami wanita yang tidak ingin diberi harapan palsu...janji gombal....
kami wanita yang ingin laki-laki yang halal.....
DENGARLAH AKHI...KAMI WANITA YANG BERBEDA...!!!!!!

MUNGKIN SALAH SEORANG LAKI-LAKI AKAN BERTANYA..." mengapa wanita begitu selektif memilih orang yang akan taaruf.."
maka...
wanita akan menjawab..
"suami kami nanti kelak akan menjadi pemimpin kami...
akan kami layani kebutuhannya....
akan kami tunggu kehadirannya...
akan kami berikan jiwa kami...raga kami....
bagaimana mungkin kami lalai dalam memilih calon suami...meski hanya dalam rangka taaruf...??
suami kami nanti akan menjadi pembimbing agama kami...penjaga kami...pelindung kami...
bagaimana mungkin kami akan gegabah dalam menentukan pilihan...meski hanya sebatas tukaran biodata..??

mentaati suami kami adalah salah satu jalan kami ke surga...
ketaatan pada suami adalah lambang kesholihan kami....
bagaimana mungkin kami akan cepat memutuskan siapa pilihan kami meski hanya sebatas kata..."baik saya setuju...taarufan..."

ya akhi....saudaraku...para ikhwan....
JANGAN TAWARKAN KEISENGAN ATAS NAMA TAARUF PADA KAMI...!!!!!
KETAHUILAH...KAMI ADALAH WANITA YANG BERBEDA...!!!!!
*diadaptasi&d share dr blog tmn-ku Mira.(thank's lot Mira)(**
-Semoga bermanfaat--

Read more...

Ana uhibbuki fillah yaa ukhti.. ^_^


Spesial buat ukhti2ku dalam dunia maya.. (Facebook dn Plurk)*
Dia dikirim olehNya untuk mewarnai duniaku.
Dia adalah "Hadiah Special" dariNya..
Dia bukan malaikat,
Dia tak sempurna tapi karena itulah aku menyayanginya...

Aku berjumpa denganya,
Sahabat yang bijaksana
Merangkai kata bak mutiara
Hingga aku mengenalnya
dan,...
Mencoba menulis suara

Kadang, kita tak menyadari. Bahwa kita punya harta berharga. Kita punya ukhuwah yang istimewa dan berbeda.Ukhuwah yang menjadikan jiwa-jiwa yang saling berjauhan terasa dekat di hati. Ukhuwah yang menggoreskan seulas senyum dikala hati kita sedang gundah, dan ukhuwah yang membuat kita teringat akan sahabat dalam tiap doa kita, walau mungkin tak pernah jumpa. Indahnya ukhuwah, membuat kita selau mengingat saudara kita yang menderita di belahan dunia lain di sana.

dan ukhti, seperti para sahabatku, Guardian Angel-ku, ukhti-pun menduduki tahta istimewa dalam hati. Ukhti yang mengajarkan padaku, apa itu indahnya PERJUANGAN. Ukhti yang membuat saya tersenyum dan mencoba untuk tetap tegar. Ukhti masuk dalam hatiku dengan lembut dan perlahan, kemudian berkata,"ya ukhti, adakah saya boleh boleh tinggal?" Tentu ukhti, tentu! Andai ukhti tahu, bahwasanya ukhti adalah guru bagi saya. Ukhti dikirim oleh Allah Azza wa JAlla untuk menegur saya dengan lembut, mengingatkan saya dengan penuh kasih sayang. Ukhti menguatkan langkah saya untuk tetap istiqomah di jalanNya.

Saya merasa kaya, dengan adanya banyak SAHABAT dalam kehidupan saya. saya merasa senang karena dunia saya bak pelangi yang indah. Indah karena perbedaan dalam hati yang satu....

Ingatkan ku semua wahai sahabat
kita untuk selamanya
kita percaya,
Kita tebarkan arah dan tak pernah lelah
Ingatkan ku semua
Wahai sahabat...
"Welcome to my world, Ukhti..."
ku tau pertemuan ini karenaMu. Kau tlah hadirkan cinta d antara kami. Jagalah saudari2ku yang jauh d sana, karena penjagaanku tak sampai pada mereka. Kutau kuasaMu seutuhnya, Kau takkan menguji kami d luar batas kemampuan kami. Yaa ukhti, ana uhibbukum fillah. Laa tahzan, keep hamasah..!!^^

"semoga bisa menjadi motivasi&titik perubahan bagi kita agar bisa lebih baik"

Read more...

IeduL Adha-gallery's 09

Hari raya ieduL Adha terasa hampa Tanpa kebersamaan dengan "Keluarga"
he,,mh--I Miss U all Mah,Pa,d'zahra,d'Sofa..^-^


Read more...

Kullu Aam wa antum bi khair^_^

28 November, 2009

Malam 27 November 2009..
malam ini mungkin malam yg beda dari malam-malam lainnya,
tapi kayak'nya tiap malem sama aj tuh(sama2 geLap)hihi,,jas-jus ah-^_^
y,malem ini tepatnya malem IduL Adha 10 Dzulhijjah 1430 H
sebenernya sih kalo dLm tanggalan Islam, pukuL18.00 itu sudah masuk hari/tanggaLan berikutnya, jadi mLm ini berarti dah masuk tgL 10 Dzulhijjah,,sobat.!yupzs...

hidup di negri orang,kadang ada enaknya kadang juga sedikit ga enaknya--aduh-jgn bikin bingung yg baca dunk,,!hihi..
pokoknya intinya ada enaknya-ada engga nya..
nh skrng tuh kebagean ga enaknya..
kunaon kitu kang Rahman??
heuleuh..
"skrng teh kan malem Iedul Adha 'nya?,tah kalo saya lagi di rumah(di kampung) mah,biasanya malem takbiran gini teh "sok" rame..sok "Talakbiran"
"Allaahuakbar-Allaahu Akbar-Allaahu Akbar-Laa ilaaha illallaahu Allaahu Akbar-Allaahu Akbar wa Lillaahil Hamd"
tapi sekarang,beda pisan-180-drajat-
Di bumi Para Nabi ini hampir tak terdengar kalimat itu..
why??
nnti akan saya tanyakan dulu yh,,knp orang mesir ga kaya kebanyakan orang Indonesia,yg biasanya kalo malam takbiran(IeduL Fitri/IeduL Adha)di Toa2 /Pengeras suara mesjid senantiasa terdengar gema 'takbiran' pada malam2 itu..
Apakah hal ini karena tidak sesuai dengan sunnah RasuL/pada waktu itu rasuL tidak melakukan demikian..-ih bulak balik nh..he,,
yg jelas pasti ada alasannya..(next posting Insya Allah)

*Jam skrng udh nunjukin pkL 20.00 waktu Cairo-
kalo di Indo(kampung ciamis tercinta^_^) udah jam 01.00 kuarng lebih jam segitu lah..
sepi...
hening..
buka "Fesbuk" --beranda-home-
rame Status temen2 yg macem-macem..
yg intinya 'mah malem takbiran 'teh rame bin 'seru pisan',,ceunah.^_^ nice

sementara di kamar Tafahna Al-Asyraf,Egypt-hanya terpaku menatap layar...

diam,,
sedih,,
kangen,,
sama orang tua,kangen sama si "mamah" yg biasanya sibuk di dapur masak bareng si bibi"
masak ketupat,guLe,kerupuk,+SambeL terasi..huhu,,

tapi Alhamdulillah,
saya langsung klik http://radioppidunia.com/ dsna ada DJ.Wonny in germany lagi 'on air'..
dLm siarannya DJ.Wonny cerita,gimana perasaan malam IeduL Adha dia skrng di jerman', yg tentunya jauh dari keluarganya, sedikit terobati pas denger curhatannya Dj.wonny,,.(merasa ada yg senasib)..he,he,,

ga kerasa dengerin Dj.Wonny 'on air' -
akhirnya Dj.Wonny pamit..d ganti'in sama Dj./lebih tepatnya Ust.Hasbi,tapi biasanya di radioppidunia smwnya di panggiL Dj,y sudah,manggilnya Dj.Hasbi saja..(**(mahaiswa Pasca Sarjana Cairo Univerity ini,giliran yg siaran,di radioppidunia-
ganti'in Dj.Wonny.
dLm siaran nya Dj.Hasbi membahas masalah "IeduL Adha" sesuai+pas dengan moment kali ini, dari mulai sejarah nabi Ibrahim yang harus menerima & melaksanakan perintah Allah..walaupun perintah itu sangat berat.bla..bla..bla..(**(sampai selesai..).
tapi tar dulu,,
emmh,,gmn kalo terusin bacanya,,tanggung nih--^_^he,,

Dalam surah Ash Shaffat 100-111, Allah swt. menggambarkan kejujuran nabi Ibrahim dalam melaksanakan ibadah kurban. Indikatornya 'tuh ada dua hal:
Pertama, al istijabah al fauriyah yakni kesigapannya dalam melaksanakan perintah Allah sampai pun harus menyembelih putra kesayangannya.
Ini nampak ketika nabi Ibrahim langsung menemui putranya Ismail begitu mendapatkan perintah untuk menyembelihnya. Di saat yang sama ia langsung menawarkan perintah tersebut kepadanya. Allah berfirman:
“Maka tatkala anak itu sampai (pada umur sanggup) berusaha bersama-sama Ibrahim, Ibrahim berkata: “Hai anakku sesungguhnya aku melihat dalam mimpi bahwa aku menyembelihmu. Maka fikirkanlah apa pendapatmu!”
Dan ternyata al istijabah al fauriyah ini nampak juga pada diri Ismail ketika menjawab:

“Hai bapakku, kerjakanlah apa yang diperintahkan kepadamu, insya Allah kamu akan mendapatiku termasuk orang-orang yang sabar.”
Kedua, shidqul istislam yakni kejujuran dalam melaksanakan perintah.
Allah berfirman: “Tatkala keduanya telah berserah diri dan Ibrahim membaringkan anaknya atas pelipis (nya), (nyatalah kesabaran keduanya).”
Inilah pemandangan yang sangat menegangkan.(waduuhh,jgn terlalu seriaus yh bacanya,,!he,,) Bayangkan seorang ayah dengan jujur sedang siap-siap melakukan penyembelihan. Tanpa sedikitpun ragu. Kata "aslamaa" yang artinya keduanya berserah diri menunjukkan makna bahwa penyerahan diri tersebut tidak hanya terjadi sepihak, melainkan kedua belah pihak baik dari Ibrahim maupun Ismail. Di sanalah hakikat kehambaan benar-benar nampak. Bahwa sang hamba tidak ada pilihan kecuali patuh secara tulus kepada Tuhannya. Suatu teladan kehambaan yang harus ditiru setiap orang beriman yang berjuang menuju derajat kehambaan. Karenanya pada ayat 100 seteleh itu, Allah menegaskan bahwa keduanya benar-benar hamba-Nya, Allah berfirman: “Sesungguhnya ia termasuk hamba-hamba Kami yang beriman.”
Dari sini nampak bahwa untuk mencapai derajat kehambaan sejati, tidak ada lain kecuali dengan membuktikan al istijabah al fauriyyah dan shidqul istislam. Nabi Ibrahim dan nabi Ismail telah membuktikan kedua hal tersebut. Allah swt. yang Maha Mengetahui telah merekamnya. Bila Allah yang mendeklarasikannya maka itu persaksian yang paling akurat. Tidak perlu diperbincangkan lagi. Bahkan Allah swt. mengabadikannya dengan menjadikan hari raya Idul Adha. Supaya semua hamba Allah setiap tahun selalu bercermin kepada nabi Ibrahim dan nabi Ismail.
Dengan demikian, esensi "Idul Adha" bukan semata ritual penyembelihan kurban, melainkan lebih dari itu, membangun semangat kehambaan nabi Ibrahim dan nabi Islamil dalam kehidupan sehari-hari.
Yang perlu dikritisi dalam hal ini, adalah bahwa banyak orang Islam masih mengambil sisi ritualnya saja, sementara esensi kehambaanya dilupakan. Sehingga setiap tahun umat Islam merayakan Idul Adha, tetapi prilaku kesehariannya menginjak-injak ajaran Allah swt. Apa-apa yang Allah haramkan dengan mudah dilanggar. Dan apa-apa yang Allah perintahkan diabaikan. Bukankah Allah berfirman udkhuluu fissilmi kaafaah? Tapi di manakah makna kaffah itu dalam dataran kehidupan umat Islam? Karena itu, setiap kita memasuki hari raya Idul Adha, yang pertama kali harus kita gelar adalah semangat kehambaan yang kaffah kepada Allah. Bukan kehambaan sepenggal-sepenggal, atau kehambaan musiman.
Berapa banyak orang Islam yang rajin mentaati Allah di bulan Ramadhan saja, sementara di luar Ramadhan tidak demikian.
Berapa banyak orang Islam yang rajin ke masjid selama di Makkah saja, sementara setelah kembali ke negerinya, mereka kembali berani berbuat dosa tanpa merasa takut sedikitpun. Wallahu a’lam bishshawab.
malam itupun..ku terlelap dalam mimpi,hinnga pagi menjelang....^_^












Read more...

Metamorfosis......

18 November, 2009

Musim panas Cairo, Agustus 2009.
Udara sudah mulai bercampur,angin yang normalnya menghembuskan kesejukan saat ini berbeda, ia menghembuskan panas pada punuk yang diterpa. Sehingga tak heran kebanyakan manusia lebih memilih berada dalam rumah ketimbang merasakan oven alami. Walhasil kipas angin menjadi suatu barang yang “most wanted” di saat seperti ini. Sambil rebahan kipas angin diputar, ritual siang hari yang jarang dilewatkan.
Nama gue Abduh, sebenarnya ini adalah nama mesir gue, kalo nama aslinya Dude Rahaniawan Putra. Memang sih kelihatanya seperti ganti nama, Abduhkan ngga ada dari tiga rangkaian nama gue, Dude engga, Rahaniawan apalagi, Putra ngga nyambung2 acan, Putra ko jadi Abduh. Abduh itu sengaja gue pilih biar pas kenalan sama temen mesir di kuliah gampang . soalnya orang mesir pada susah kalo melafalkan nama-nama orang Indonesia. Kata kaka kelas gue sih.

“ Uh udara nya Bikin sesak nih,” keluh Abduh seraya beranjak dari tidurnya. Langkahnya menuju kipas angin yang berputar pada pengaturan sedang. Nampaknya harus aku besarkan volume putaranya. Dan ada hasilnya, udarpun mulai tidak terlalu sesak , jadi agak lebih segar.
“ uih panasnya dinding ni “ spontan Abduh memindahkan sandaranya dari dinding. Kebetulan letak Flat Abduh berada paling sutuh (lantai paling atas). Sehingga Matahari di siang harinya dengan leluasa memanggang dinding luar flatnya, dan panasnya tersimpan dibalik pori-pori dinding itu sampai malam hari.
“Ah lebih baik aku ambil Air wudhu saja, dan langsung ke Masjid “, pikir ahmad seraya mengambil handuk yang tergantung di tepian ranjang. Dan, “ aww!! Air pun tak sejuk dibuatnya, panas pun “ seru ahmad sambil membatalkan guyuran kedua di mukanya, dan mengelapnya dengan handuk.
“syeishhhh.!! Air mengucur dari keran. Sengaja Abduh menampung air panas itu dalam bak-bak kamar mandinya. Ide ini ia dapatkan dari kakak kelasnya, supaya panasnya hilang ia biarkan air itu dalam tampungan supaya menguapkan panasnya. Otomatis ia tak bisa berwudhu saat itu di flat.
Akhirnya Abduh lebih memilih langsung pergi masjid. Kebetulan masih ada waktu ke Shalat Ashar sekitar 15 menitan lagi. Air di keran-keran tempat air Wudhu di Masjid biasanya dingin. Abduh lebih memilih pergi ke Masjid Mustafa, disamping kipas anginnya yang banyak, “bisa Istirahat sejenak” pikir abduh. juga dispenser. Kebetulan lagi ingin minum air dingin. Di flat belum sempet masukin air minum ke Kulkas.
Masjid memang menjadi tempat yang sangat sejuk pada musim panas ini. Fasilitas masjid yang dipenuhi kipas angin “ Helikopter “ memang sangat membuai para jema’ahnya untuk berlama-lama di masjid di siang hari, apalgi yang ber-AC. Abduh terlihat sedang rebahan dan menerawang ke ujung lubang Kubah dalam Masjid Mustafa. Burung-burung gereja beterbangan didalamnya,terbang sana terbang sini. Terlihat kumpulan burung itu berebut batang padi yang kan mereka anyam jadi kandangnya.
“ Wah Muhammad sebentar lagi akan tiba di mesir “ ingat ahmad sambil menerawang. “ Apa dia bakalan kuat ya menghadapi suasana dan cuaca seperti ini “ bisik ahmad dalam terawanganya. Muhammad adalah kawan akrabnya yang tertinggal pergi ke Mesir , dia mendapat masalah dengan visanya, sehingga ia tidak bisa pergi bersama rombongan.
------********-------

Setelah 2-3 minggu bolak-balik di Embassy Egypt yang ada di Jakarta, akhirnya Muhammad mendapatkan apa yang selama ini ia harapkan..
Visa,
Ya, visa,,dengannya ia bisa menaruh harapan hati&hari depannya di negeri Kinanah ini. Sore itu, beda dari sore-sore sebelumnya, tepatnya sore 17 Agustus dua ribu sembilan. Abduh harus bergegas menuju terminal arrival Cairo Airport bersama ketiga temannya, karena teringat pesan sahabatnya yang telah memberikan warning agar ia menjemputnya saat ia tiba di bandara Cairo, tepatnya Muhammad bakalan landing pukul 16.30 WK.
Muhammad adalah sahabat Abduh yang pernah ia temui di pondoknya dulu, Sosok yang supel, gampang bergaul, easy going dan penuh inspirasi. Jam 17 lebih dikit Ahmad bersama ketiga temannya sampai di terminal 2, walaupun sebelumnya sempat salah alamat karena mereka diturunin sama supir taksinya di terminal 3, dengan terpaksa mereka akhirnya naik bis yang tersedia menuju teminal 2.
“Kuwait Airways landed”,
“Kuwait Airways landed”, semua monitor yang tergantung di pinggir-pinggir bandara menuliskan otomatis kata-kata tersebut.
“ Wah..kalo gitu udah nyampe tuh si Muhammad” ujar si Mahmud teman Muhammad yang juga teman Muhammad pas di pondok dahulu kala,,
“ iya bener, buruan ntar dia kebingungan,.kasian Abduh pun menyahut.
Muhammad nampak melambai-lambaikan tangan di pintu arrival, wajah, gaya serta jalanya masih sama seperti dulu yang gue kenal. “ Noh dia si Muhammad.. ha ha ha!! Masih kayak dulu dia “ teriak Abuy sembari menjemput Muhammad yang semakin mendekat.
“ Wah Gimana kabar Lu semua Sob?? Tanya Muhammad dengan gayanya yang khas dan akrab di telinga kami.
“ Ah lu masa ngga liat kita ? kalo sakit mah ga jemput kesini kali, jangan basa-basi cepat keluarkan oleh-olehnya” sahut Hikam dengan nada serius tapi mimiknya membuat orang ngakak.
“ha ha ha ha..!!! kami semua tertawa sambil beranjak menjauhi pintu Arrival.

------********-------

Sejak keluar dari bumi pertiwi&menginjakkan kakinya di negeri rantauan,Muhammad ingin sekali mengulang perjuangan Abi nya. 22 tahun yang lalu, Capek, lelah, penat, perlu&wajib serta butuh yang namanya kesabaran, itulah yang menjadi buah bibir abinya kepada anak pertama beliau.,Muhammad.sekaligus menjadi motivasi internal bagi diri seorang Muhammad,
11 tahun waktu belajar yang ia(abinya) tempuh bukan waktu yang sedikit,bukan juga waktu yang Lama,bagi para gamer,fesbuker,dan chattinger,,-abinya Muhammad mulai belajar di mesir ketika ia menginjak bangku Tsanawiy sampai ia terhenti tamhidi 2 ,karena belum tercapai nilai yang shofii,untuk bisa tereleminasi dari persaingan sekelasnya. Al-Azhar,-sejak diberi gelar Asy-Syarif telah mampu mencetak kader dan ulama-ulama yang bisa diperhitungkan dedikasinya,,S2 terasa begitu berat lain Lc,lain Ma, padahal ia hanya tinggal ‘Menulis. Tok.
Namun tak terhenti disitu, meski beliau belum bisa mengkhatamkan study megisternya beliau tetap terus mencari ilmu di lain tempat,.baginya mesir bukan satu-satunya tempat buat tholabul ilmi. Tanah air.. kepulangan beliau ke tanah air tidak hanya pulang dengan tangan kosong, Ilmu yang beliau dapatkan di Azhar beliau bagi-bagikan buat membina keluarga&masyarakat di sekitar Kemiling,,Lampung - seberang pulau jawa. Indonesia.

“ hrggg..” Abduh menggeram. Dua puluh dua tahun yang lalu, saat semua masisir masih berpenampilan ‘ala kadarnya’, di saat bis 60 coret tertulis 10 qirys bas, saat semua nya belum banyak perubahan dan..
bangunan KBRI pun tak nampak seperti sekarang, saat masisir belum banyak yang menyibukkan diri dengan stik winning PS dengan kedua tangannya, saat masisir belum banyak yang ‘isytirok’ buat internetan hilir mudik di dunia maya. Saat komunikasi begitu berharga, ketika petugas kantor Pos masih sibuk menjalankan aktifitasnya, karena hanya dengan surat kabarlah keluarga di Indo bisa terdengar, bukan dengan Voip yang dengannya kita bisa langsung ‘Mubasyaroh’-‘Ala thuuL’ terhubung ke HP Mama,dan Baba kita di kampung halaman.
Sungguh terlalu..

Kadang orang ga terlalu interest buat mendengarkan kisah klasik orang lain, Gallery masa silam tidak perlu di bahas dan di ubek-ubek diceritakan kembali. Begitu mungkin sebagian terbersit diantara mindset kita, Tapi cobalah sedikit memflash back hidup kita sendiri.
“Yupz..!!!, Anis Matta pernah bilang:
“ Kita harus bisa mensikapi masa lalu kita secara adil, arif dan proporsional. Berhenti mengadili masa lalu tapi tetap menjadikannya sebagai inspirasi bagi masa depan kita," katanya.

Suatu saat, ditempat yang sunyi terucap rangkaian kata,
‘Kematian,..
Jodoh,,,,
Rizki, semua di tangan Tuhan
Rahasia itu hanya Engkau yang tahu,,
Ya Rabb..Subhaanaka innii kuntu minadzoolimiiin’
‘ Begitulah keluh kesah yang tergetar lewat sentuhan bibir Muhammad’

“ Semua memuji-memuja Asma-Mu ya Rabb, tunduk berharap cinta dan kasih-Mu…
Jangan salahkan Dia kalau kita mati belum sampe ‘’aLaa Syahaadati fii SabiiLik’’.!
Jangan Salahkan Dia kalau kita mendapatkan pasangan hidup tak seshaleh/ah yang kita idamkan, yang kita harapkan, yang ‘diantos-antos’ !
Jangan salahkan Dia kalu kita seret buat dapet rizki, belum & sulit mendapatkan pintu dari pintu-pintu Rizki-Nya..!!”
Saat-saat di pondok, mungkin bagi sebagian orang jadi saat-saat yang penuh dengan kenangan, kenangan-kenangan manis, pahit, asem & sepet campur aduk meresap jadi satu,.
Saat mendengarkan obrolan, sentuhan kalam yang penuh makna dari asatidz & asatidzah, petuah berharga yang mereka sampaikan, cacian&makian kasih sayang ustadz sama santri-santrinya yang kadang membuat bete dan kesel si target.
Kabur dari pondok, bolos masuk kelas, di kejar satpam, ngambil makanan dari lemari teman,
Pemandangan yang ga asing lagi di mata sebagian mantan santri,,
Ga’ kerasa hidup di pondok, terlalu singkat..tapi tak lebih singkat waktu yang terus berputar di bumi Kinanah ini, serasa di jama’, bulan kemarin ga jauh beda dengan bulan sekarang,,Haakadza..
Begitu cepat..
Ooh,..
Duhai pemilik waktu..”Laa taj’alnaa minal khaasiriin..!”

Kita mendengar berita, melihat peristiwa. Tentang apa saja .,yang menyenangkan atau tidak, yang kita inginkan atau tidak. Tapi bukan itu soalnya. Sebab kita adalah murid alam.para petualang. Kita hanya melayani rasa cinta kita pada alam, pada hidup, pada Tuhan, maka kita terus bergerak dengan kesadaran yang membimbing kita untuk terus-menerus “mencari”..menemukan hal yang kita sendiri sebenarnya tak pernah tau wujudnya, baunya, warnanya, rasanya. Tapi tak soal, bukan? Sebab kita adalah para petualang yang tak pernah mengenal kata “berhenti” atau “sudah” untuk sebuah perjalanan mencapai “rumah cinta”—rumah Kesejatian………..

Inspired by.Ust.Hilmuddin Sulanie Lc. DipL
Semoga semangat itu terus hadir,.

Read more...

"Keutamaan BuLan Dzulhijjah.."

17 November, 2009



مَا مِنْ أَيَّامٍ الْعَمَلُ الصَّالِحُ فِيْهَا أَحَبَّ إِلَى اللهِ مِنْ هَذِهِ اْلأَيَّامِ - يَعْنِي أَيَّامَ الْعَشْرِ. قَالُوْا: يَا رَسُوْلَ اللهِ، وَلاَ الْجِهَادُ فِي سَبِيْلِ اللهِ؟ قَالَ: وَلاَ الْجِهَادُ فِي سَبِيْلِ اللهِ إِلاَّ رَجُلاً خَرَجَ بِنَفْسِهِ وَمَالِهِ ثُمَّ لَمْ يَرْجِعْ مِنْ ذَلِكَ بِشَيْءٍ

“Tidaklah ada hari yang amal shalih di dalamnya lebih dicintai oleh Allah dari hari-hari tersebut (yaitu sepuluh hari pertama bulan Dzulhijjah).” Para sahabat pun bertanya: “Wahai Rasulullah, apakah jihad di jalan Allah tidak lebih utama?” Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata: “Tidaklah jihad lebih utama (dari beramal di hari-hari tersebut), kecuali orang yang keluar (berjihad) dengan jiwa dan hartanya, kemudian tidak kembali dengan keduanya (karena mati syahid).” (HR. Al-Bukhari)

Saudara-saudaraku kaum muslimin yang mudah-mudahan senantiasa dirahmati Allah Subhanahu wa Ta'ala,
Pada sepuluh hari yang pertama ini, kita juga disyariatkan untuk banyak berdzikir kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala, baik itu berupa ucapan takbir, tahmid, maupun tahlil. Hal ini sebagaimana yang disebutkan dalam firman Allah Subhanahu wa Ta’ala:
وَيَذْكُرُوا اسْمَ اللهِ فِي أَيَّامٍ مَعْلُوْمَاتٍ
“Dan supaya mereka berdzikir menyebut nama Allah pada hari yang telah ditentukan.” (Al-Hajj: 28)
Diterangkan oleh para ulama bahwa hari-hari yang ditentukan pada ayat tersebut adalah sepuluh hari awal bulan Dzulhijjah. Maka hadits dan ayat tadi menunjukkan keutamaan hari-hari tersebut dan betapa besarnya rahmat Allah Subhanahu wa Ta’ala kepada hamba-hamba-Nya. Karena Allah Subhanahu wa Ta’ala masih memberikan kesempatan bagi orang yang belum mampu menjalankan ibadah haji untuk mendapatkan keutamaan yang besar pula, yaitu beramal shalih pada sepuluh hari pertama di bulan Dzulhijjah. Sehingga sudah semestinya kaum muslimin memanfaatkan sepuluh hari pertama ini dengan berbagai amalan ibadah, seperti berdoa, dzikir, sedekah, dan sebagainya. Termasuk amal ibadah yang disyariatkan untuk dikerjakan pada hari-hari tersebut –kecuali hari yang kesepuluh– adalah puasa. Apalagi ketika menjumpai hari Arafah, yaitu hari kesembilan di bulan Dzulhijjah, sangat ditekankan bagi kaum muslimin untuk berpuasa yang dikenal dengan istilah puasa Arafah, kecuali bagi jamaah haji yang sedang wukuf di Arafah. Hal ini sebagaimana yang disabdakan oleh Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam ketika ditanya tentang puasa hari Arafah, beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab:
يُكَفِّرُ السَّنَةَ الْمَاضِيَةَ وَالْبَاقِيَةَ
“(Puasa Arafah) menghapus dosa-dosa setahun yang lalu dan yang akan datang.” (HR. Muslim)
Adapun bagi para jamaah haji, mereka tidak diperbolehkan untuk berpuasa, karena pada hari itu mereka harus melakukan wukuf. Karena mereka memerlukan cukup kekuatan untuk memperbanyak dzikir dan doa pada saat wukuf di Arafah. Sehingga pada hari tersebut kita semua berharap untuk mendapatkan keutamaan yang sangat besar serta ampunan dari Allah Subhanahu wa Ta’ala. Karena Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam menyebutkan bahwa hari itu adalah hari pengampunan dosa-dosa dan hari dibebaskannya hamba-hamba yang Allah Subhanahu wa Ta’ala kehendaki dari api neraka. Sebagaimana dalam sabda beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam:
مَا مِنْ يَوْمٍ أَكْثَرَ مِنْ أَنْ يُعْتِقَ اللهُ فِيْهِ عَبْدًا مِنَ النَّارِ مِنْ يَوْمِ عَرَفَةَ
“Tidak ada hari yang Allah membebaskan hamba-hamba dari api neraka, lebih banyak daripada di hari Arafah.” (HR. Muslim)
...
semoga kita semua termasuk orang2 ygbisa mengisi bulan dzulhijjah ini dgn amalan2 terbaik kita,
yang tentunya harus senantiasa menghiasi hati kita dgn keikhlasan.
berangkat dari diri pribadi,,^_^
So..Bet The best Not Be Asa..!!
selamat ber Hari Raya IduL Adha--
jangan Lupa kalo "satenya" ga abis,PLEASE Call Me yh..!!
hihi,,

Read more...

  © Blogger template Noblarum by Ourblogtemplates.com 2009

Back to TOP